Translate

Senin, 13 Maret 2017

TERHARU SEBENTAR

Selamat malam, selamat bermalam selasa everyone.
Menjadi orang yang kadang kadangan amat sangat tidak mengenakkan. Kadang kalo lagi rajin nulis gini, dalam hati terkumpul tekad untuk rutin nulis setiap hari apapun yang terjadi. Faktanya, pulang kantor tepar, guling-guling manja dan lebih milih laporan daripada nulis.

Malam ini saya tidak akan membahas mengenai random dan labilnya diri ini, tapi akan membahas beberapa hal yang bikin terharu dengan amat sangat cepat. Terus terang, saya orangnya agak lebay karena sering merasa anget tiba-tiba. Baca sedikit cerita yang nyentuh langsung terharu, denger cerita yang meskipun  untuk beberapa orang, "Ya biasa aja kalik, gitu doang, alah biasa aja!" Tapi yaaa.namanya juga anak alay. Buat saya beda.

Hal random bikin terharu baru saja terjadi sekitar dua hari yang lalu. Yak, singkat cerita sabtu malam lalu saya pulang kantor agak lebih cepat dari biasanya dan memutuskan untuk pergi ke sebuah Mall di kota Gorontalo dengan ditemani Sakinah, salah satu sales di kantor.

Sebenarnya saya tipe orang yang sangat suka jalan-jalan sendirian. Kalau di Makassar, saya sering ke Mall sendirian. Entahlah, berasa jadi orang hilang, kadang mengasyikkan. Okeh lanjut lagi.

Titik terharunya saat saya selesai belanja dan ngajak dia makan di sebuah tempat makan yang juga ada di dalam mall. "Kamu mau pesen apa?" kataku
"Apa ya, Bu." Sambil membolak balikkan menu.
"Ya terserah kamu, kamu laper kan? pesen aja yang kau suka, yang mana aja."
"Saya pernah makan disini tapi so lama sekali, Bu. saya pengen makan ayam bakar rica."
"Oh jadi kamu pernah makan disini?"
"Iya, tapi so lama, saya kalau makan diluar mall karena disini mahal sekali." Kata Sakinah dengan logat Gorontalonya.
"Oh......."

Beberapa saat kemudian, pesanan datang. Saya perhatikan wajah Sakinah. Dia seperti melihat harta karun. Dia senyum senyum sendiri, lalu mengambil foto makanan itu melalui handphonenya.
"Ibu, saya mau kirim di grup WA, supaya teman-teman tau kalau saya lagi makan sama ibu, pasti mereka heboh." Katanya.
"Ya...serah kamu deh." kataku sambil menuangkan sambel di kwetiau gorengku.

Sekitar 15 menit kemudian, saya dan Sakinah meninggalkan piring bekas makanan kita dengan bersih tanpa sisa dan melangkah keluar menuju Sport station. 
"Ibu...tadi ayamnya enak sekali." katanya sambil senyum gemes.
"Kamu udah ngomong 5 kali deh kayaknya."
"Iya betul ibu, enak sekali."
"Eh ini saya liat kaos bentar,ya."
Saya melihat-lihat kaos yang digantung dan memilah milih warnanya.
"Ibu mau beli, kaos disini?"
"Iya, soalnya saya kesini cuma bawa kemeja, kaosku cuma beberapa."
"Ibu kenapa beli disini, disini mahal sekali, mending beli di toko langganan saya, 100rb dapat 3. sayang uangnya."
"Udahlah..sini aja, capek kalo mau muter muter lagi." kataku sambil membawa 2 buah kaos ke kasir.

Setelah itu, saya memutuskan untuk segera pulang, dan berjalan menuju parkiran.
"Ibu, ibu pernah makan makanan khas Gorontalo?"
"Belum pernah."
"Nanti saya kasih coba ibu, Milu Siram."
"Boleh."
"Besok saya belikan, murah saja ibu, lima ribu dapat."
Belum sempat menjawab dia sudah memberikan pertanyaan lain lagi.
"Ibu, ibu pakai pensil alis apa?"
"Saya gak pake pensil alis kali,Na."
"Masa...alisnya ibu bagus. Kalau lipsticknya ibu, lipstick apa?"
"Emang kenapa?"
"Bagus, Bu."
"Beli di Matahari, cari aja merk makeover."
"Saya catat ya, Bu. Nanti kalau ada rezeki ,kalau terima komisi saya mau beli juga kayak punya, ibu."
".............................Emm...eh tadi kita parkir dimana, ya?" 

Sepanjang perjalanan dari Mall sampai kost, dia seperti sedang menjadi seorang wartawan gosip, mencoba mencari tau tentang saya.
"Ibu sudah punya pacar?"
"Sudah." jawabku singkat.
"Ih..ibu pantas saya iat biasa senyum senyum liat hape."
"Lah,,,ngapain kamu liatin saya, nanti kamu suka sama saya,lo."
"Pacarnya ibu lucu, ya karena ibu suka ketawa ketawa sendiri. Pasti ibu sayang sekali sama pacarnya ibu"

Saya tidak menjawab apa-apa, pura-pura tidak mendengar namun saya jawab dalam hati.
"Indeed. i have no reason to love another man and leave him alone"

HAHAHAHA,....
Semoga doi gak baca, 

Sabtu, 24 Desember 2016

SNORKELING DI OLELE BEACH GORONTALO


Hola..Happy sunday everyone that loves sunday like i love you !! Yes, hari ini adalah hari minggu yang juga bertepatan dengan hari raya natal. Anyway selamat hari raya natal untuk teman-teman yang merayakan.

Hari ini sangat gabut, bangun pagi-pagi sekitar jam setengah enaman gitu dan gak gerak sama sekali dari kasur. Sekitar jam 10 an pagi tadi akhirnya bisa terlepas dari yang namanya kasur dan beranjak ke WC karena kebelet. Yes, hanya kebeletlah yang dapat memisahkan aku dan kasur di hari minggu. Dasar, orang ketiga!

Well, ngomongin soal hari minggu, saya nulis ini dengan amat sangat tenang dan ditemani lagu James Bay- Let It Go. Belum mandi tapi habis keramasan dan handukan di kepala. Ini saking males mandi di hari minggu. Entahlah..Take a bath on sunday morning just like Keenan Pearce said that you look like his Ex, Raisa. Impossible

Oya..oyaa..Jadi dua minggu lalu akhirnya saya dapat tugas untuk berdinas ria ke Gorontalo setelah meminta, memelas, mengiba kepada si bos karena sudah merasa bosan ngantor di Manado, dan doi bilang "Yaudah, kamu ke Gorontalo". Men,,,,, kalimat itu bagaikan makan eskrim di siang bolong, rasanya itu........"Cesssssshhhhhhhhhhhhh"

Tapi tapi tapi....ada aja halangan untuk berselancar ke Gorntalo. Sedih banget, padahal rencananya sabtu tanggal 9 desember bakalan kabur dari Manado ke Gorontalo, tapi ternyata training dari eksternal nyampe malem banget. Yaudahlah yaa...bodo amat, keesokan harinya langsung cabut ke Gorontalo mumpung hari seninnya libur.

Pada Minggu malam, akhirnya saya menginjakkan kaki di Gorontalo untuk pertama kalinya. Saking hebohnya saya langsung nelpon Demonyong, temen dari SMP yang bekerja di perusahaan kompetitor, dan memang sudah beberapa bulan ini dinas di Gorontalo.

"Eh...besok kita ke Pantai Saronde, ya, ya,ya ya,yaaaaaaa!" Seruku.
"Ini kamu baru beberapa jam nyampe di Gorontalo sudah mau keliaran kemana-mana. "
"Saronde!"
"Saronde...Saronde, Ke Olele aja besok, Bosen ke Saronde terus."
"Yaudah, pagi ke Olele, siangnya langsung ke Saronde"
"Muatamu.......Olele dan Saronde itu berlawanan arah. Pokoknya kamu tenang aja, Olele keren."
"Kalo Olele gak bagus, kamu kutenggelamkan" kataku
"Ini disini ada lakbann gak ya, pengen ku plester itu mulutmu, cerewetnya minta ampun"

Okeh, setelah obrolan gak penting diatas keesokan paginya saya dijemput oleh si Demonyong dan mampir jemput teman kost-annya yang ternyata bapak-bapak. Tanpa berlama-lama, kami bertiga langsung cabutsss ke Olele.

Sepanjang perjalanan ke Olele, kami disuguhi pemandangan yang amat sangat epic, mulai dari ramainya masjid-masjid di perkampungan karena bertepatan dengan perayaan maulid nabi, kemudian melewati pasar, kampung pesisir dan mulai menanjak ke jalanan di sisi kiri tebing dan sebelah kanan bawah, nampak kilauan air laut.
View pinggir jalan


Perjalanan ke Olele dapat ditempuh sekitar 45 menit - 1 jam dari kota Gorontalo, Jarak yang tidak terlalu jauh untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk bepergian jauh untuk berlibur di akhir pekan. Ceilah..bahasanya

Singkat cerita sampailah trio gaje ini di Pantai Olele dan disambut oleh abang abang yang menawarkan perahu kayu ke spot snorkeling serta paketan kamera underwater, instruktur, dll. Sebenernya kami sudah bawa kamera underwater tapi saking kamseupay, maha gaptek dan belum ngerti tehnik pengambilan foto underwater, dan akhirnya kami memilih untuk menambahkan paket kamera underwater untuk melndokumentasikan  liburan singkat nan aduhai ini. Oiya, sampai lupa, paketan lengkap 1 perahu kayu dan paketan diatas seharga 450 ribu. Cukup murah, apalagi kalo perginya rame-rame.
With demonyong 
selfie-an alay


Olele beach adalah spot snorkeling andalan di Gorontalo, airnya jernih, karang yang masih sangat bagus dan ikannya warna-warni. Sebagai anak pantai alay dan punya rasa penasaran yang amat sangat tinggi, saya yang gak bisa berenang dengan pedenya pakai pelampung dan memasang kacamata snorkeling untuk terjun melihat keindahan alam bawah laut. Dan...sodara sodarahhh...Isi bawah lautnya Olele super duper petjah.

Ikan-ikan di Olele sangat sangat sangat sangat sangatttt petjah. Untuk mengundang ikan-ikan supaya mendekat ke saya. Maka dikeluarkanlah jurus pamungkas, yaitu, biskuit. Biskuit yang sudah terkena air akan mengundang ikan-ikan untuk mendekat ke kita, dan disitulah letak keseruannya,  berenang bersama ikan-ikan nan unyu. Ah...bahagianyaaaaaa.

Berhubung saya adalah anak alay sejati, jadi harus mengabadikan setiap momen spesial di dalam hidup ini ciheee. Karena Instrukturnya keburu gemes "Ini anak katanya mau foto tapi gak nyelem-nyelem juga" akhirnya saya ditenggelamkan oleh instrukturnya dan akhirnya di jepret jepret seperti ini. Eh ini ada vidoenya, lumayan bisa tahan 18 detik di dalem air. HAHA

alay alayan di dalem aer



Eh ini udah dulu ya..gak tau mau nulis apa lagi. Pokoknya kalau lagi ke Gorontalo wajib hukumnya ke Olele. 
Oiya, kalo penasaran Olele kayak gimana gimanya, bisa langsung cek di google, banyak banget referensi yang bisa kamu temuin soal Olele Olelean.

Happy sunday!


Kamis, 22 Desember 2016

SELAMAT HARI IBU

Halo ! selamat malam !
Entah mengapa, malam ini sangat syahdu sekali. sekarang sudah jam 11 malam dan masih nongkrong di kantor nungguin ADH Nge F-in PK. Kegiatan yang kurang kerjaan tapi yasudahlah. anyway selamat datang di blog alay dan kurang berbobot ini setelah sekian lama ditinggal dan tak berpenghuni. berlumut, berkerak tujuh lapis. But..but..buttttt....Selamat tanggal 22 desember anak-anak di seluruh Indonesia. Selamat hari ibu untuk ibu kalian yang membaca ini. Percayalah saya bukan orang yang merayakan hari ibu dengan memberi hadiah kejutan, ucapan selamat hari ibu kepada ibu secara rutin seperti anak-anak lainnya. Bukan karena tidak sayang, tapi gengsi.

Ngomong-ngomong soal gengsi ngomong sayang sama ibu itu memang terjadi pada saya dari kecil, Saya akui, gengsi itu adalah penyakit yang sangat perlu di musnahkan. Seperti mengakui bahwa kita mencintai atau menyayangi seseorang itu lebih berat daripada seorang maling mengaku mencuri. Tapi perlu diketahui bahwa arti hari ibu di hati saya tidak begitu berarti, tapi bukan berarti saya tidak menyayangi ibu saya. 

Arti ibu bagi saya adalah kebanggaan. Kalau orang lain akan bangga dengan pekerjaan, harta, gadget dan lain lainnya. Kebanggan saya adalah ibu. Harta saya adalah ibu saya. Ngomongin soal ibu itu hmm...... 

Saya memanggil ibu saya dengan panggilan "Mama atau mamake". Mamake adalah seorang wanita yang amat sangat menjengkelkan di rumah. Setiap hari selalu teriak manggil buat ini buat itu, nyuruh ini, nyuruh itu,, suka ngecekin hape, stalking akun socmed anaknya, Gangguin bapake kalo lagi nonton Tv dan tiba-tiba suka ndusel-ndusel sama adek-adek atau bapake. You have to know, kalo mamake itu super genggesnya minta ampun. Doi paling kepo dan selalu nanya "Pacar kamu siapa?"
Terus, kalo dijawab "Gak ada." doi bisa bikin episode mama dedeh ceramah di sore hari.

"Kamu kalo gak punya pacar, tak suruh bapakmu jodohin kamu kapok" ancam si mamake.
"...................................(Lanjut ngetwit).................................HAAAAAAHHHHHH!!!!"
"Eh ini beneran lo, salah siapa kamu putusin pacarmu yang itu." sambung si mamake.

Men....seketika men.........galau berkepanjangan. Milih nyari pacar sendiri apa menyerah di jodohin. whatever bodo amat ,mending ngetwit. 

Nah itu gambaran hubungan saya dengan ibu saya di rumah. 

Sebenernya.....di hati saya itu,saya memendam sayang yang luar biasa dengan mamake. tapi karena mamake orangnya gengges kayak gitu, jadinya gengsi mau ngomong. Karena gengsi mau ngomong yaudah HAHAHAHAHA.

Selamat hari ibu, mamake !!!! My best friend !! Temen perang dirumah, temen dusel-duselan di kamar. Mendadak kangennnnnnnn. OH NO ! KECEPLOSAN ! Hahahhaha

Gak, ini beneran. Mamakeeee...anakmu kangen. EH agak. Wkwkkwkw TETEUPPPP







Rabu, 05 November 2014

SOAL TABUNG GAS



Beberapa hari yang lalu adalah hari yang selalu terulang setiap beberapa minggu sekali, yaitu kehabisan gas. Bagi orang yang doyan masak, habisnya gas dalam tabung adalah petaka. Lagi bahagia-bahagianya masak, wajah sumringah,eh tau-tau kompor mati disaat sayur masih setengah mateng. Ini sakit hatinya ngelebihin sakit dilempar barbel sama Agung Hercules.

Nggak patah semangat sampe situ aja, sebagai wanita tegar tentu gak tinggal diam, Mbakul tukar tabung gas ke warung lalu pulang dengan semangat membara-bara kalau sebentar lagi bisa ngelanjutin masak. Tapi Oh..tunggu dulu...Nisa sudah pergi ke kampus, gak ada yang bisa masang tabung gas. Matik.

Dalam kondisi yang seperti ini, galau adalah pilihan tepat. Nyalain TV, malah tambah bete karena gambarnya butek. Yes, sejak pindah rumah ke rumah baru, nonton TV adalah hal tabu dan tak patut diperbincangkan karena tidak setajam Silet. buram, banyak semutnya, channelnya gak lengkap. Penderitaan lengkap pagi itu.

Gara-gara hal sepele kayak begini, betenya bisa sampe seharian. Mungkin ini juga banyak dialami oleh wanita-wanita cantik diluar sana. Banyak mbak-mbak, ibu-ibu yang gak bisa masang tabung gas. Cukup sudah berhentiin tukang sayur dan tukang ikan yang lewat depan rumah cuman buat masang tabung gas, cukup sudah. FYI ya, buat masang tabung gas itu butuh keberanian yang amat super. Butuh keyakinan dan kepercayaan diri bahwa kamu gak bakal  bikin rumahmu meledak gara-gara masang tabung gas. Pokoknya gitu.

Hal yang seperti inilah yang sebenarnya harus dilirik oleh para jiwa enterpreneur ulung seperti kamu, kamu dan kamu. Bisa kali ya dibikinin jasa pasang tabung gas. Mau pasang tabung gas tapi kamu takut bikin rumah kamu meledak? Hubungi kami aja 086368358355381345. Dijamin laku! Orang pertama yang bakal pake jasa itu mungkin saya. Atau atau...buka kursus pasang tabung gas, jangan kaget kalau tiba-tiba gerombolan ibu-ibu bakal nyerbu tempat kursus ini. Bersiaplah buka cabang dimana-mana. Hahah elah...

dalam hal ini, pemerintah juga bisa turun tangan, misalnya bikin kurikulum baru, nama kurikulumnya kurikulum dapur buat anak SMP/SMA, biar mereka bisa mandiri dan berdikari dalam urusan dapur. Di kurikulum dapur diajarkan pengenalan bumbu masak, rempah-rempah, latihan ngangkat tabung gas, sejarah peralatan dapur, bongkar pasang peralatan dapur termasuk bongkar pasang tabung gas.

Keterampilan bongkar pasang tabung gas juga gak cuman buat perempuan aja, laki-laki kudu bisa. Ada gitu laki-laki pinter bongkar pasang CPU tapi gak bisa bongkar pasang tabung gas. Entah itu laki-laki dari planet apa.

Ini ide ngaco banget kali ya..tapi gak papa...setidaknya gak ada rumah yang meledak karena ibu-ibu yang mempertaruhkan dirinya untuk mencoba masang tabung gas sendiri. Ini bisa masuk di Komnas perlindungan perempuan hehe.

Rabu, 29 Oktober 2014

20 FACTS ABOUT ME

Candid alay massssss

Halo..ini sebenernya saya posting di instagram saya, supaya lebih lebay lagi..saya post disini haha. Awalnya saya risih gitu deh, ngapain juga gitu kan ngepost kayak gitu. tapi berhubung selebgram pada ngeksis pake ginian, dan ternyata kena tag dari si Bibip, yaudah ikutlah diriku ini haha. ini ada satu poin yang saya ganti ya. Cekidot #20FactsAboutMe #ELAHHHHH

 1. Pernah bercita-cita jadi astronot, pemadam kebakaran, polwan dan penyanyi cilik (Waktu masih TK-SD) 
2. Mathematics Anxiety (Phobia pelajaran Matematika)
3. Gak bisa makan kalo gak pedes. Yes ! Saya cabe-cabean (sambelita)
4. Takut sama peniti, tusuk gigi dan puntung rokok. Jijay to the max 
5. Takut dengan semua binatang kecuali ikan dan kupu-kupu (ceilah gak penting) 
6. Terobsesi untuk tinggi semampai (boleh diketawain)
7. Mencintai makanan mie dengan segala bumbu kriminalnya (kecuali mie instant)
8. Suka bawa hape kalo lagi Bakery (baca: boker) 
9. Suka sama tanaman gitu,, sejenis bunga kaktus haha 
10. Waktu kecil (TK-SD) gak bisa ngikat tali sepatu, makanya mama selalu belikan sepatu yang direkatkan gitu deh 
11. Bukan pecinta makanan yang manis-manis. 
12. Gak suka di ganggu kalo lagi masak. 
13. Gak bisa nolak kalo diajak jalan-jalan (Pantai, gunung dsb) 
14. Gak suka film Korea 
15. Punya cita-cita untuk keliling Indonesia kemudian keliling dunia (Aamiin)
16. Gak pede karena punya badan gede 
17. Baru saja bisa lepas dari ketergantungan memakai shampoo dee-dee rasa anggur (shampoo anak-anak) 
18. Muka bantal. (Asal ngeliat bantal, langsung ngantuk) 
19. Paling suka ngasih nama panggilan aneh buat temen-temen. 
20. Khatam lagu jadul tempo doloe sekelas Mariam Belina, Novia Kolopaking dan spesiesnya. Haha..astaghfirulloh 
21. Mencintaimu ada apanya #kentutin haha

Selasa, 28 Oktober 2014

EXPLORE BANTAENG

Si Udin


Halo halo ! selamat hari Rabu bahagia ! Baru sempat ngepost ginian...Oiya kali ini saya akan sharing informasi  keren tentang Bantaeng. Yes, Bantaeng ini sekarang lagi ngehits banget karena kemajuannya yang cukup pesat, apalagi dipimpin oleh bupati kece, bapak Professor Nurdin Abdullah yang anaknya ternyata tetanggaan sama saya hahaha #gakpenting. Oke lanjut, jadi beberapa minggu yang lalu, tepatnya tanggal 1-4 oktober saya menghabiskan waktu di Bantaeng. Awal bulan yang produktif karena bisa jalan-jalan di kampung orang, apalagi tempatnya keren. Buat kamu yang gak tau mau kemana atau sekedar pengen tau aja tentang kabupaten Bantaeng ini , boleh deh dilanjutin bacanya. Sempat suatu saat ada keinginan buat kesini…

Buat kamu yang ada di Makassar, kalo mau ke Bantaeng gak usah sungkan dan ragu karena gak punya kendaraan, kamu bisa naik mobil sewa yang bisa kamu dapatkan di terminal Mallengkeri. Biaya menuju Bantaeng cukup murah, 35 ribu aja. Jadi PP nya Cuma 70 ribu, murah kan? Selama disana, kamu bisa naik angkot super murah, belum pernah nyobain, tapi kalo naik angkot disini kamu cukup bayar 2000 aja, naik becak sejauh 500 meter cuman bayar 5000, tapi berhubung saya kasian sama tukang becaknya, ditambahinlah duitnya. Kasiannnn..apalagi kalau badan kamu bongsor…tega banget kalo gak ditambahin :D

Oh, iya Bantaeng ini menurutku cukup romantis buat diliburanin, hal itu terbukti dari banyaknya anak gaul Bantaeng yang kalo malam tumplek di pantai Seruni. Eh bukan cuman anak gaul, bapak-bapak dan ibu-ibu juga banyak yang nongkrong disini tiap malamnya, rame bangetlah pokoknya. Belum lagi pohon-pohon di sekitaran pantai disini di hiasi lampu berwarna-warni, jadi lucu aja gitu penampakannya. Kata temenku, makanan yang perlu di coba kalo lagi kesini adalah….salad buah ! iya katanya sih enak dan beda dari yang lain, tapi waktu saya nyobain rasanya sama aja sih. Oh iya Ini dia penampakan Pantai Seruni di malam hari. Ketje !
Pantai Seruni nih

Pohon romantis nih, sekitaran pantai penuh ginian


Selain Pantai Seruni, kamu juga bisa mengunjungi pantai Marina yang berada di dekat perbatasan Bantaeng- Bulukumba. Belum pernah nyobain pemandangan malam disini, tapi kalau sore, banyak banget orang yang nongkrong disini. Analisanya gini, semakin Banyak/ramai orang yang datang ke sebuah warung maka kesimpulan awal kita adalah, warung itu makanannya enak. Sama aja kayak tempat tongkrongan, kalau liat banyak orang nongkrongin suatu tempat, maka kita akan berkesimpulan bahwa tempat itu keren dan super cozy. Ya setidaknya keren buat di tongkrongin.

Buat kamu yang suka dengan pemandangan alam, Loka adalah salah satu pilihan yang bisa kamu datengin pada saat liburan di Bantaeng. Loka ini merupakan daerah agribisnis yang terkenal dengan wisata kebunnya. Karena disini, sayur mayur, buah-buahan seperti apel, strawberry, duren dan rambutan banyak banget kalo lagi musimnya. Kalo kamu doyan sama tempat yang dingin, boleh deh dating kesini. Katanya temenku, si Anti Udin orang sana kalau tidur musti lapis 7 selimutnya, itu saking dinginnya. Oh iya, kamu juga bisa ngeliat Bantaeng beserta lautnya dari puncak gunung dan itu bisa kamu dapatkan selama perjalanan ke Loka,Kereen…banget ! tapi sayang waktu itu gak sempat jepret. Di Loka ini, banyak banget bunga, ada bunga lavender, krisan dan macem-macem, gak perlu ke luar negeri kalo mau gegulingan manja kayak Syahrini, karena kamu bisa dapet di Bantaeng. Ayoayo
kembang wortel

kebon strawberry


Tempat keren lainnya yang ada di Bantaeng adalah air terjunnya. Air terjun ini bernama Bissapu Waterfall. Air terjun Bissapu ini lokasinya cukup dekat dari pusat kota, perjalanan menuju kesana cukup dengan 10-15 menit saja dan untuk masuk kesana, kamu hanya mengeluarkan duit 5000 perorangnya. Traveller favoritku, mas Ernanda Putra dan Mbak Sese’, juga sudah pernah kesini #ceilah haha, karena emang tempatnya keren banget, sejuk. Menurut informasi yang saya dapatkan dari internet, Air terjun Bissapu ini tingginya antara 50  – 80 meter, entah yang bener yang mana, tapi yang jelas air terjun ini tinggi banget, coba deh liat foto ini, orangnya aja keliatan kecil banget. Berhubung tempatnya ini bertangga tangga gitu, kamu harus siapin air minum yang banyak, karena naik tangga itu melelahkan, men !
rindang banget,gak usah takut kepanasan

yaudah nih penampakan air terjunnya


Eh apalagi ya yang unik di Bantaeng ? Oh iya, di sepanjang pelabuhan banyak banget petani rumput laut, sapatau aja kamu orang yang antimainstream dan kepikiran selfie bareng rumput laut, sah-sah aja. Menurut informasi yang saya dapatkan dari bupati kece Bantaeng, dulunya rumput laut di Bantaeng cuman seharga Rp. 2000 perkilonya, tapi sejak 2008 harga rumput laut di Bantaeng sudah seharga 17000 perkilonya karena di ekspor ke philipina, walhasil banyak nelayan yang kaya mendadak karena ini.

Kalau mau berenang-berenang di pantai Bantaeng, boleh banget. Tapi menurut saya, airnya agak kurang asyik aja buat diberenangin, karena pasirnya hitam dan airnya ya gitu deh. Tapi kalau kamu mau mandi-mandi kece. Boleh deh kamu cobain kolam renang milik pemerintah kota Bantaeng, buat masuk kesana murah banget, Cuma 1000 rupiah kamu bisa berenang sampe kamu masuk angin. Ih heran ya, padahal kan berenang di air ya kok gak masuk air malah masuk angin? Sampe sekarang saya masih bingung #jitak.

Sebenernya ada sih tempat permandian yang alam-alam gitu, namanya permandian Ermes tapi saya belum sempat kesana karena waktu yang gak memungkinkan untuk datang kesana, berhubung tanggal 5 nya sudah idul adha, yasudah. Tapi sayangnya, di Bantaeng ini saya masih belum nemu makanan khasnya, temen saya yang orang asli bantaeng malah bingung waktu saya nanya makanan khasnya apa aja. Saya malah diajakin makan bakso, elahhh bakso mah dimana-mana aja ada…kan enak ya kalau lagi liburan, bisa sekalian nyobain makanan khasnya. Yaudah deh, sampai sini dulu..silahkan kalau mau explore Bantaeng, beberapa tahun kedepan akan makin keren. Soalnya Saya sudah sempat ngeliat perencanaan wilayah pembangunan di Bantaeng ini, kece !

Yaudah buruan ! ke Bantaenglahh.....
Cek IG kita ya sist ada foto alay selama di Bantaeng instagram.com/ddtia_ BABAYYY !





OLEH-OLEH DARI SEMINAR MARITIM 2014


Bulan September lalu adalah bulan dimana kegiatan ngampus sungguh sangat garing. Datang ke kampus cuman nungguin dosen untuk ujian komfrehensif, tapi gak pernah ketemu-ketemu juga sama dosennya. Betein banget pokoknya. disaat bete sampe ubun-ubun, datanglah Irvan dan Qudra, dua lelaki feminin sejagat UIN dengan membawa sebongkah tawaran menggiurkan. Mereka menawarkan saya untuk ikut dalam seminar nasional maritim 2014 di Bantaeng. Mereka tahu banget kalo saya paling seneng kalau diajak jalan-jalan tanpa mempertimbangkan bahwa itu bukan bidang kami yang kekomunikasi-komunikasian dan tanpa babibubebe lagi, saya memutuskan untuk ikut seminar tersebut dengan mendaftarkan diri secara online. Voilaaa…segitunya.

Datang ke seminar jelas bukan hobi saya, apalagi seminar yang gak berhubungan dengan bidang saya (emang bidangku apasih?). Yak, jadi datang ke seminar itu hanya modus belaka, karena tujuan terselubung saya adalah jalan-jalan, berhubung Irvan dan Qudra terlanjur mengiming-imingi saya pemandangan indah di Bantaeng, tentu bikin saya jadi banjir iler. Namanya juga seminar maritim, sudah tentu akan membahas mengenai laut dan potensi kemaritiman di Indonesia. Namun, setelah saya pikir-pikir mungkin ini akan ada gunanya, setidaknya saya lumayan sering pergi ke pantai buat jalan-jalan, sapatau dapat inspirasi keren dari sana. Klik ini dulu ya

Yessss...Selama seminar berlangsung, saya kelelat kelelet karena gak tahan duduk lama-lama, ngantuk dan bete menghinggapi, mau online hape keburu lowbatt karena seminar dijadwalkan berlangsung dari pagi hingga hampir tengah malam, ((((bokongku))))). Annas, sahabat jalan-jalan saya yang berada di barisan sebelah ternyata juga sama betenya, powerbank sudah kehabisan daya, pemateri casciscus terdengar sangat teoritis bikin mata terkikis. Padahal ya si Annas ini anak lingkungan yang harusnya fokus mendengarkan materi demi kemaslahatan lingkungan pesisir pantai Indonesia, dia malah tidur manja dengan senderan di bangku yang ada didepannya #elah

Saat seminar, saya lebih banyak ngobrol random dengan Irvan dan Qudra, gambar-gambarin tangan pake spidol saking gak ada kerjaaanya, ngambil voucher trans studio dari Koran yang dibagikan, ngambil makanan berkali-kali saking betenya.  Tapi tapi…saya pulang tidak dengan otak kosong pemirsa, karena saya kadang-kadang juga mendengarkan para professor yang memberikan materi di depan sana. Tahu apa yang saya dapatkan? Gak banyak, hanya sedikit.

Yes, Indonesia ini sebenernya kaya banget, sebagian besar wilayah Indonesia adalah wilayah perairan. Banyak banget orang-orang yang hidupnya bergantung pada laut, contohnya nelayan termasuk kita juga yang doyan makan ikan. Saya baru saja googling tentang jumlah nelayan di Indonesia, dan ternyata menunjukkan hasil yang fantastis (gugling deh). Banyak banget nelayan di Indonesia, hal ini didukung oleh luas garis pantai Indonesia yang memiliki panjang 95.181 km2, luas kan? Tapi kalian pernah gak sih datang atau sekedar lewat di wilayah pesisir pantai atau ke pulau-pulau? Rata-rata wilayah pesisir pantai dan pulau adalah wilayah yang agak kumuh, sampah bertebaran dimana-mana, susah banget buat nyari WC, kadang saya mikir apa orang disini kalau buang air harus nyemplung kelaut atau harus ditimbun pake pasir? Sungguh ironis, bahwa perairan di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa, dari mulai hasil laut  berupa ikan yang melimpah, rumput laut dan wisata bahari yang seharusnya digenjot demi memakmurkan wilayah pesisir dan kepulauan.

Sekarang saya mikir, dengan garis pantai yang maha panjang dan dengan jumlah nelayan yang sangat bejibun kenapa di wilayah pesisir masih banyak keluarga yang tidak mampu?  Menurut informasi yang saya dengar saat seminar, banyak anak usia sekolah yang tidak bersekolah malah membantu kedua orangtuanya untuk mencari ikan atau memanen rumput laut. Tidak ada yang salah dengan seorang anak yang lebih memilih membantu orang tuanya ketimbang sekolah. Namun menurut saya hal itu tidaklah baik untuk perkembangan anak di wilayah pesisir pantai, harusnya mereka bisa bersekolah tinggi sehingga bisa memajukan wilayah pesisir pantai dengan ide keren mereka. Sapatau selepas lulus kuliah, mereka bisa jadi juragan di kampungnya atau malah jadi kepala dinas kemaritiman, ya gak? gak ada yang tahu kelanjutan hidup kita di detik selanjutnya.

balik lagi tentang nelayan. Kebayang gak sih, kalo misalkan dengan jumlah nelayan sebanyak itu, kalau pemerintah lebih mengembangkan potensi maritim, maka kemiskinan di Indonesia akan berkurang secara drastis. Gimana caranya? Sederhana saja, Turun langsung ke daerah pesisir, jangan pakai perantara kemudian catat masalah di wilayah tersebut. Misalnya di daerah A sanitasi masih buruk, air bersih sulit didapat, perahu nelayan tidak layak untuk dioperasikan, tempat pembuangan sampah tidak layak, keberadaan sekolah, pasar dan bahan bakar untuk nelayan apakah sudah tersedia, kemudian fasilitasi agar mereka dapat berkembang. Coba ya daripada di kota dibangun mall melulu, mending pemerintah mengajak pihak swasta yang sering bangun mall buat "membangun" di bidang kemaritiman. Kayaknya keren.

Menurut pikiran saya, coba pemerintah bisa membaca potensi wisata bahari di wilayah masing-masing. Ada pulau keren diseberang, pasirnya putih, terumbu karangnya indah, banyak ikannya, jadikan dong tempat wisata, promosiin, tapi sebelumnya transportasi dengan standar keamanan yang mumpuni, penginapan serta perawatan tempat wisata harus diperhatikan sehingga banyak orang yang tertarik untuk datang ke pulau tersebut. Kalau sudah begitu, semua orang yang sudah mengunjungi pulau tersebut akan sukarela menjadi markom untuk mempromosikan keindahan pulau/pesisir pantai, gak perlu buzzer bayaran. Apalagi sekarang jaman makin narsis, makan somay aja di foto lalu di upload di instagram, apalagi kalau liburan keren di pulau? Yakin, ini cara sederhana buat memajukan potensi bahari di Indonesia. Menurutku ya CMIIW.

Kemudian, wisata mancing yang sampai saat ini belum juga dilirik oleh pemerintah. Di Malaysia, ada sebuah wisata mancing di laut dan banyak banget peminatnya, baik dari kalangan lokal maupun internasional. Coba deh Indonesia bikin juga, pasti keren. Anambas, pulau kecil yang ada di kepulauan Riau adalah wilayah penghasil ikan yang sangat besar, kalau lagi musim panen, orang-orang pada bingung mau diapain lagi tuh ikan tongkol saking banyaknya. Menurut saya, dengan potensi sekeren itu, seharusnya Anambas bisa mengekspor sebagian dari hasil lautnya kepada negara lain, selain ikannya gak mubadzir, ini bisa menghasilkan income yang tidak sedikit. Tapi sebelumnya perbaikin dulu transportasi laut buat kegiatan ekspornya hehe.  Sebenernya masih banyak sih yang saya dapatkan, tapi ya ini dululah...

Mulai 20 oktober kemarin, saya agak sedikit lega. Berhubung presiden kita, pak Jokowi akan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim, saya ada sedikit harapan untuk kemajuan wilayah pesisir di Indonesia. Apalagi dengan adanya menteri baru yang keren-keren, pasti mereka akan bersinergi untuk bisa mewujudkan cita-cita kita semua. Cieh hahaha. Tapi bener lho ini..saya ada harapan besar untuk pemerintahan kali ini. Pemerintahan yang kayaknya bakal punya banyak kejutan. Semoga kejutan yang baik.

Laut itu indah, banyak orang yang menggantungkan hidupnya pada lautan biru disana. Andaikan mereka diperhatikan, tentu mereka akan sejahtera. http://instagram.com/p/tfU1byG9UG/