Translate

Jumat, 14 Juli 2017

SARAPAN NASI KUNING BERSAMA JOHN MAYER

sumber foto: http://www.ellentv.com/artists/john-mayer/

Ebuset ini judul beneran apa jebakan?  Trust me ini beneran unfaedah.

Beberapa tahun terakhir merupakan tahun dimana Drama Korea (Drakor) semakin populer dikalangan wanita Indonesia. Disaat wanita -wanita cantik diluar sana pada ngefans dan baper dengan artis Korea, berbeda dengan saya yang lebih suka dengan typical cowok bule macho dan suara berat #asek haha. Hampir saben hari buka yutup cuman buat ngeliatin si abang macho berkebangsaan Amerika yang terkenal dengan nama panggung John Mayer.

Disaat isi laptop cewek-cewek zaman sekarang isinya cuman Drakor, begadang sampe pagi cuma nonton Drakor, Following Instagram isinya artis-artis Korea. Saya lagi enak-enaknya mempersiapkan diri untuk  sarapan nasi kuning dengan si Abang John.

Ah yang bener? Elah..masih nanya. Baca aja.
Ini sebenarnya bingung mau mulai darimana ceritanya karena emang sebenernya ceritanya agak random dan nulis soal mimpi random itu susahnya maksimal, apalagi didukung oleh kemampuan nulis yang amat sangat semprul. Baca langsung aja deh...

Jadi ceritanya pagi itu saya sedang menyiram kaktus di halaman rumah. Saya melihat ke jalan, masih kelihatan sepi dan jam di hape saya menunjukkan pukul 06.17 pagi. Udara masih cukup dingin dan yang membuat saya kesal hape saya juga tidak berdering sejak semalam. Saya pikir hape saya ada gangguan sinyal. Saya coba restart dan meletakkan hape itu diantara pot bunga yang akan saya siram. 

Tak beberapa lama hape saya berdering, saya pikir abang-abang Galon karena beberapa menit yang lalu saya memesan Galon untuk diantarkan ke rumah. "Ya, Halo!" kataku.
Tidak ada suara dari seberang telepon dan akhirnya saya mengakhiri telpon itu.
 "Burn it!." Terdengar suara pria dengan suara menggelegar dari arah belakang.
"Oh my.......John !!!!!!!!" Kataku sambil tak percaya dan ia membalas sambil ketawa lebar dan melebarkan tangannya dan memeluk saya.
"Eh...ngapain itu si abang pake meluk segala, mendadak jantung jadi gak selow, tapi dengan sok santai saya ikutan ketawa aja, biar gak kampungan."
"SJHDHNADNbsdhsssahahs" Kata si John dramatis, tapi waittt... listeningku menjadi kacau dan tidak mengerti apa yang ia katakan.
"Adehhhh mampus." Kataku dalam hati.
"Why?" Kata John sambil melepas pelukannya.
"Let's breakfast! Nasi kuning." Kataku sambil nyengir.
"Oh my, i love you." sambil mengusap pipiku.
"Ajegile ini bule, diajak makan nasi kuning malah balesnya I love you" Kataku dalam hati. Ya bodo amatlah, saya menggandeng tangan John dan meninggakan pot pot bunga layu yang belum sempat saya siram itu.
"Bye kaktus, nanti kita balik lagi,ya?" Kata John.
"Eh kok Ente bisa bahasa Indonesia?"
John hanya membalas dengan senyum dan tatapan matanya yang menghanyutkan.
Aduhailah ini si abang. Meskipun gak nyambung, but i love you.

Tak beberapa lama, kami berjalan berdua ke sebuah  warung kecil dan memesan nasi kuning untuk sarapan.
"DSKHDSDSDSHBSBASAHSBH" kata John sambil menyuapkan nasi kuning ke mulutnya.
Lagi -lagi listeningku gatot, gak ngerti si John ngomong apaan. Ini kenapa berasa lagi ngobrol sama alien. "Oh lord..........." batinku.
"I love nasi kuning." Kata John sambil memegang tanganku.
Belum sempat jujur ngomong kalau sebenernya saya gak suka nasi kuning, hape saya tiba-tiba berdering dan getar getar gak nyante.
Saya melihat layar hape saya dan menunjukkan pukul 5 pagi, alarm subuh.
Ya, certa diatas cuma mimpi.
"Gila ya ini, gak cukup realita kehidupan aja yang absurd, sampe mimpipun absurd."

Jangan ketawa dan kecewa karena membaca tulisan ini. hidup adalah pilihan. kadang kita terjebak oleh sesuatu karena rasa penasaran yang tak terkendali. Jangan sesali. Ini bagian dari pelajaran hidup. WKWKWKWK
 
 



Minggu, 09 Juli 2017

KERJA SAMBIL TRAVELING, ENAK ATAU GAK YA?

Halo halo selamat senen semuanya. Masih pada di kantor kalian? jangan lupa makan siang ya? Lagi pengen sharing  enak gak enaknya kerja sambil traveling. Ada yang mau baca gak ya? wkwkkw

Jalan-jalan keliling Indonesia dan dibayarin, Siapa yang nolak? Hampir semua orang akan mengambil langkah untuk mengambil pekerjaan seperti itu. Untuk orang yang punya rasa penasaran yang amat sangat tinggi tinggi sekali, akan dengan senang hati menyerahkan, memasrahkan dirinya untuk dipekerjakan secara mobile alias pindah-pindah, gak netep di satu kantor aja.

Biasanya ini terjadi untuk perusahaan yang memiliki kantor cabang di berbagai daerah, sehingga mereka (perusahaan) akan mengirimkan tim yang dipersiapkan untuk melakukan kunjungan ke kantor cabangnya. Biasanya juga ini akan terjadi buat kalian yang berprofesi sebagai Legal, Tax, audit dll.

Terus, gimana? Enak gak kerja sambil travel? Namanya juga pekerjaan, pasti ada enak dan gak enaknya. Kita mulai dari yang enaknya dulu kali ya.

1. ENAKNYA
Karena kita kerja bisa sambil jalan-jalan dan dibayarin. Coba bayangin, kamu pengen jalan-jalan ke Indonesia Timur tapi ngebayangin harga tiket pesawatnya udah bikin dada kamu kembang kempis. Tapi kalau kamu bekerja secara mobile, jalan-jalan kemanapun tidak akan jadi masalah. Biasanya pihak perusahaan akan menanggung akomodasi transportasi dan tempat tinggal kamu ke tempat tujuan. Tinggal kamunya aja yang rajin-rajin nyari info dimana destinasi yang keren buat dikunjungin. Rugi banget kalau kamu lagi ada disuatu tempat yang keren tapi pas weekend kamu menghabiskan waktu untuk tidur sampe hari senen. Not cool !

Selain itu, kamu bisa bertemu dengan masyarakat lokal di tempat tersebut, bersosialisasi dan belajar budayanya secara spontan. Sebagai anak muda dan diberi kesempatan untuk dateng ke kampung orang tentunya tidak akan pernah saya sia-siakan. Biasanya saya akan kenalan dengan penduduk sekitar dan ngobrol, wisata disini yang paling terkenal apa? Makanan khasnya apa? Kalau mau ke wisata naik apa? Jalannya bagaimana? Semua itu adalah hal sepele yang bisa mendekatkan kamu dengan masyarakat sekitar. 

Toleransi kamu juga akan semakin meningkat ke level yang lebih tinggi. Karena umumnya, kamu gak bisa memilih kemana kamu akan ditempatkan/ditugaskan, sehingga bisa saja kamu akan berada di tempat/daerah yang berada pada suku dan agama yang berbeda dengan latar belakang kamu. Honestly, hal pertama yang saya rasakan ketika mengunjungi daerah yang amat sangat berbeda dengan latar belakang budaya dan suku saya, saya bersyukur sekali karena dengan mengenal budaya, suku dan agama lain, saya merasa kaya. Saya merasa pengetahuan saya bertambah dan menjadi lebih keren. Saya sudah tidak sabar untuk bercerita ke anak cucu saya. Dunia bukan tetangga kanan kirimu saja. 

2. GAK ENAKNYA
Kerja sambil traveling udah pasti gak netep dan jangka waktu bisa sebentar (hitungan hari), bisa juga lama dalam hitungan berbulan-bulan. Kalau terlalu singkat, tenaga kamu akan habis di perjalanan, karena kurang istirahat dan kerja jadi tidak maksimal. Sedangkan kalau terlalu lama sampai berbulan bulan, kamu biasanya akan merasa jenuh. Kuncinya, beresin kerjaan secepatnya agar tidak terjebak terlalu lama di suatu daerah tersebut.

Selain itu, Kangen rumah akan sangat sering dirasakan. Belum lagi ada daerah yang makanannya kadang tidak cocok dengan selera dan lidah kita. Cara menyikapi hal itu, kamu bisa masak sendiri atau pasrah aja makan makanan yang tersedia. Yang penting pastikan kebersihan dan kehalal-annya ya.

Yak, udah baca kan enak dan gak enaknya kerja sambil traveling. Silahkan milih pekerjaan yang cocok buat kamu. Apakah enaknya di kantor aja atau pengen yang mobile biar kamu makin kaya pengalaman. Oiya, Enak dan gak enak diatas adalah pengalaman pribadi yang saya alami selama saya bekerja di beberapa daerah di Gorontalo, Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Bisa jadi kamu beda, silahkan share pengalaman kamu kalau kerja sambil traveling di kolom komentar dibawah. 
Thank you


5 TEMPAT WISATA EPIC DI TERNATE



Puncak Ngade Juni 2016 #ddtiakeNgade
Ada plan ke Ternate? Dinas bentaran aja atau nugas agak lama? Atau dapat jodoh orang sana? Whatever! Karena hari ini saya akan berbagi cerita, enaknya ngapain dan kemana aja kalau lagi di Ternate.

Setahun lebih tinggal di Ternate mulai Januari 2016 sampai Juni 2017, karena di kerjaan sebelumnya tugas di Kota Ternate, Maluku Utara. Hampir tiap hari minggu selalu jalan-jalan muterin gunung Gamalama. Banyak orang yang bilang "Kamu banyak duit banget ya, tiap weekend jalan-jalan melulu?"
Padahal sebenernya, jalan-jalan gak perlu bawa uang jutaan, modal uang 10 ribu udah bisa bikin feed instagram kamu berubah jadi biru-biru cantik atau ijo-ijo yang akan mempesonakan jagat instagram. Wisata di Ternate itu murah, mostly tiket masuk dibawah Rp. 10.000, jadi tenang aja, dompet aman.
Jadi, gimana? Udah bisa to the point aja enaknya kemana? Lanjut ya....

1. Danau Laguna
Danau Laguna atau juga biasa disebut dengan Danau Ngade terletak di Desa Ngade, Kecamatan Ternate Selatan. Kalau kamu sekarang berada di Ternate Kota (Ternate Tengah), Diperlukan sekitar 30-45 menit untuk menuju Danau ini. Akses menuju TKP bisa menggunakan mobil atau motor. Jalan yang dilalui sudah beraspal, agak mendaki dan cukup teduh karena terdapat pepohonan rindang di sepanjang jalan. 

Danau Laguna merupakan tempat sentra budidaya/peternakan ikan air tawar, seperti ikan mujahir dan ikan nila. Nah disini terdapat beberapa rumah makan terapung yang menyediakan menu seperti mujahir asap atau ikan nilla bakar dengan harga yang cukup murah, karena perkilonya dipatok dengan harga sekitar Rp. 120.000- Rp.150.000 lengkap dengan nasi panas, kangkung tumis dan sambel dabu-dabu khas Ternate.

Disini pula mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan air danau yang hijau dan pepohonan rindang disekitarnya yang bsa membuat mata menjadi sayup-sayup karena angin sepoi-sepoi yang sangat mendukung untuk tidur siang disana wkwkkw. 
Note: Sorry banget gak ada fotonya, kehapus.wkwk

2. Puncak Ngade

Puncak Ngade berada disekitaran Danau Laguna. Dimana tempat ini amat sangat drastis perubahannya. Ketika saya mengunjunginya di pertengahan tahun 2016, Tempat ini sangat biasa saja dan belum ditangani oleh tangan tangan kreatif seperti sekarang ini. 

Di Puncak ini kita akan melihat Danau Laguna, laut, dan Pulau Maitara dari ketinggian. Seperti foto yang saya ambil beberapa waktu lalu.

Puncak Ngade bulan Mei 2017 lalu

3. Danau Tolire
Danau Tolire dari Pesawat

Ke Ternate gak afdol rasanya kalau gak ke Danau Tolire. Danau penuh dengan sejarah. Karena saya lagi gak bahas sejarahnya, silahkan cari tahu di gugel si serba tahu. Yak, jadi Danau Tolire ini terletak di kelurahan Sulamadaha, Orang sini biasanya akan bilang Danau Tolire besar belakang Gunung karena memang posisinya berada di belakang Gunung Gamalama yang termahsyur di Maluku Utara.
Danau Tolire dari pesawat 2 wkwk


Ada mitos, kalau kita melemparkan batu ke danau ini, maka batu tersebut tidak akan sampai ke permukaan air danau alias ngilang. Ah yang bener???? Jawabannya...nyampe kok karena saya pernah mencobanya karena menjadi korban dari muka melasnya adek-adek yang menjual batu disini. Luamyan, Sekantong batu berisi sekitar  20 batu dihargai Rp. 5000.

Oiya, waktu yang diperlukan untuk sampai di danau Tolire sekitar 45 menit hingga 1 jam, jarak yang cukup dekat dan akan melewati beberapa destinasi wisata yang tidak kalah cantiknya seperti Batu Angus, Pantai Sulamadaha dan Pantai Jikomolamo. Danau ini bisa diakses dengan motor dan mobil. Jalannya super mulus, gak seperti kisah cintamu wkwk.


4. Pantai Sulamadaha
Njebur-able

Untuk pecinta pantai, Maluku Utaralah tempatnya. Cukup banyak pantai di Ternate namun sebagian besar pasirnya berwarna hitam. Tapi tidak untuk pantai yang satu ini. Pantai Sulamadaha adalah primadona di Kota Ternate. Letaknya tidak jauh dari kota, hanya sekitar 30 menit, sehingga sangat mudah dijangkau untuk kamu yang tidak memiliki banyak waktu untuk berlama lama diperjalanan.
Bisa romantisan naik kapal kapal yuhuuu


4. Pulau Maitara
Ada yang nyadar gak, kalau di uang Rp.1000 ada gambar sebuah pulau yang amat sangat terkenal dan letaknya itu di seberang pulau Ternate.
pulau Maitara dan airnya super bening


5. Pantai Jikomolamo

Airnya bening, tak sebening hatiku
Pantai Jikomolamo berada tidak jauh dari Pantai Sulamadaha. Jadi mereka ini sebenernya tetanggaan yang sama sama jadi kembang Desa di Kelurahan Sulamadaha. Gak bisa milih salah satunya, karena dua duanya emang super cantik, lengkap dengan airnya yang bening. Saking beningnya kalau kita ngaca, kayak berasa ada flternya gitu, Jadi cantik. Gak deng bercanda.


Masih banyak destinasi cantik di Ternate, kamu yang mau kesini jangan takut nganggur di hari minggu, karena wisata di Ternate dan Tidore itu seabrek dan bagus-bagus semua. Sorry gak ngasih detail yang cukup buat kalian, karena keterbatasan kesempatan karena udah diburu-bru untuk ketemu teman kuliah yang hari ini mampir di Makassar. 

Buat yang mau nanya tentang lingkungan, budaya, detail destinasi wisata mana aja dan gimana-gimananya bisa banget mampir di instagram, klik ---->>  @ddtia_
Buat yang males nanya tapi pengen tau cantiknya Ternate gimana, yaudah silahkan stalking di akun saya atau pakai hashtag yang kira-kira bisa melengkapi rasa penasaran kamu.

Tulisan ini saya buat karena kecintaan saya terhadap Maluku Utara, Khususnya Ternate karena disana masyarakatnya amat sangat ramah dan mudah bersahabat. Buat yang ngira orang timur itu kasar dan serem, jangan salah, justru orang sana orangnya ramah banget. Daripada penasaran, langsung tentukan kapan mau ke Ternate dan main ke tempat epic diatas.
Thank you udah baca!  
ini ada beberapa foto lainnya.
Benteng Toloko
Pantai Falajawa

Tolire kecil dan pulau Hiri

5 Alasan Mengapa Harus ke Pulau Samalona


#ddtiakeSamalona
Selamat malam wahai kaum adam dan kaum hawa yang budiman, selamat duduk diam dan jangan tertidur seperti anggota dewan sebelah. Sesuai janji dan plan siang tadi, malam ini saya akan sharing pengalaman dalam kunjungan kali kedua pada yang samaaaaa... #heh , maksudnya dalam kunjungan kedua saya di Pulau Samalona. Semua akan dirangkum secara random, karena susah banget jadi mahluk puitis dan sistematis seperti mbak mbak cerdas diluaran sana.

Oke ya...Sebenarnya, pulau Samalona bukan satu-satunya destinasi wisata pulau yang ada di sekitaran Makassar, masih banyak sekali pulau-pulau cantik lain yang wajib dikunjungi. Seringkali, banyak orang yang merasa ogah untuk berkunjung di pulau ini dan beberapa orang menganggap bahwa "Pulau Samalona itu biasa sekali ji, jelek ji" dan sebagainya. Namun bagi saya, banyak alasan mengapa harus ke Pulau Samalona, semuanya dirangkum secara random dibawah ini: 

1. Dekat

Buat kamu yang kerja, liburan atau jalan-jalan adalah salah satu hal yang amat sangat dibutuhkan dan dirindukan . Kenapa? biar gak cepet gila. Dilema yang kamu hadapi bukan hanya karena kerjaan yang amat sangat menyita waktu, tapi karena libur cuma sabtu dan minggu, atau yang lebih parah, libur cuma hari minggu aja. Oke, gak papa banget, semesta masih memberimu kesempatan untuk liburan karena masih ada pulau Samalona yang amat sangat bisa kamu kunjungi dalam waktu sehari saja. Iya, bener gak salah baca.

Samalona adalah sebuah pulau kecil di Selat Makassar, tepatnya di sebelah barat daya pantai barat Sulawesi Selatan. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Posisi lebih tepatnya berada di sebelah barat kecamatan Wajo, Makassar, berjarak sekitar 2 km dan bisa dilihat dengan jelas dari kecamatan tersebut. (sumber: wikipedia)

Nah, karena jaraknya yang cukup dekat, kamu hanya butuh waktu sekitar 15-30 menit untuk sampai di Pulau tersebut dengan menggunakan kapal nelayan/mesin yang berada di dermaga Bangkoa, samping Hotel Gapura. Coba search deh.

Buat yang penasaran gimana kondisi Dermaga Bangkoa, ya ginilah. banyak kapal, banyak air dan banyak abang-abang jualan somay disekitarannya.
Jangan pernah bayangin kapal pesiar, naiknya kapal unyu ini.


2. Murah
Sebagai mahluk millenials yang dikenal dengan kaum konsumtif gak perlu khawatir bangkrut dan terancam makan mie instan di akhir bulan karena berlibur di Pulau ini, sebab oh sebab biaya transportasi hanya memakan biaya Rp. 350.000/kapal yang bisa dimuati hingga 10 orang dalam perjalanan pulang-pergi (PP). Yakinlah, jalan-jalan ke Pulau Samalona gak semahal harga kopi yang kamu bayar untuk nongkrong di cafe langgananmu.

Untuk makanan, usahakan bawa dari rumah supaya berasa liburan hematnya. Kenapa? karena harga makanan di  Pulau Samalona mahal sis, nasi kuning Rp. 20.000 padahal kalau di pingir jalan bisa jadi cuma Rp. 10.000-an aja. Pokoknya wajib ngebontot, karena hampir semua orang yang ke Samalona melakukan hal itu. You're not alone. 

Tips: Biar hemat dan murahnya berasa, siapin bala -bala kaum kurang piknik buat kamu ajakin ke Pulau Samalona, biar otaknya agak segeran dan mengakhiri nyinyir yang berkepanjangan.

3.Indah
Heh..siapa itu yang bilang Pulau Samalona jelek dan biasa aja? sini adek perlihatkan kecantikan Pulau Samalona yang sudah saya butikan siang tadi. Pulau Samalona itu Indah. Saking indahnya, saya yang paling males selfie aja (iya bener, kamu gak salah baca) bisa selfie muter muter sampe hape hampir meledak karena muak dengan wajah item tapi kepedean selfie sampe gak tau diri. Oiya, Kalo yang penasaran gimana pulau Samalona itu, banget banget bisa ngecek by hashtag #ddtiatheexplorer atau #ddtiakesamalona di instagram, tapi karena saya kaum dermawan dan rajin pamer, maka iniah penampakan Pulau Samalona yang harus kamu lihat, resapi, hayati dan kunjungi.
Pasirnya putih, tak seputih hatiku
Selain pasir putih, di Pulau Samalona kita akan disuguhi gradasi warna air laut yang sangat cantik sekali. Air yang jernih serta wahana banana boat yang disewakan ke pengunjung dengan tarif yang cukup murah. Untuk yang suka snorkeling, disini juga tersedia penyewaan alat dan baju renang  untuk pria dan wanita. Lengkap deh, tinggal bawa diri dan bawa duit aja.

Bisa foto dengan background kota Makassar si smart city  terluv sedunia
4.Ada Pak Rahman

Gak perlu khawatir atau takut soal keselamatan karena emmm...aduh bingung, nama lain dari sopir kapal itu  apa ya? yaudahlah pokoknya sopir kapal, pada ngerti kan? Iya, jadi sopir kapalnya itu ramah dan baik banget seperti gebetan pas sebelum jadian #lahkok. Pokoknya gak usah takut, karena ada Bapaknya Wanda alias Pak Rahman, salah satu sopir kapal yang amat sangat saya rekomendasikan karena kebaikan dan karena udah dua kali dianterin bapak ini dan selalu enjoy.
Cuma ya, kekurangannya karena di kapal itu tidak disediakan pelampung/alat keselamatan kalau kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Tapi kalau kamu nyalinya tinggi atau cuek aja, ya gak masalah. Kalau mau aman, bawa pelampung sendiri dari rumah. Ada styrofoam bekas TV atau kulkas emak kamu bawa aja, demi keselamatan. Ingat ! D E M I   K E S E L A M A T A N

Note: Yang pengen ke Samalona dan gak tau mau hubungin siapa? atau ada yang mau make jasanya pak Rahman, bisa melipir ke IG dan DM  saya lewat instagram @ddtia_  ya bapak/ibu.

5. Ada WIFI-nya (FOR FREE)

Ini dia yang paling diidam-idamkan seluruh umat, tempat wisata dan ada WIFI gratisnya. Buat yang doyan nge-Live Instagram atau upload -upload foto/video di instagram atau yang lain, bisa banget pakai WIFI ini, itung-itung bisa sambil mempromosikan wisata lokal kita, yekan? Oiya tapi ati-ati aja, jangan sampe hape/kamera lowbatt sebelum puas jepret sana sini ya.


 Udahn lah ya, mau lanjut cerita tentang Ternate di tulisan selanjutnya. Doain biar agak enak buat dibaca ! See ya ! Thank you udah baca. Ini ada foto-foto saya dan saudara-saudara saya, karena memang hari ini saya jalan-jalannya bareng keluarga.
Mas Bow, Mbakul, Udin dan Tutut


Seru airnya bergradasi, dan cantik banget


Kamis, 20 April 2017

SAYA DAN PIKIRAN

Salah satu keberuntungan dalam hidup adalah menjadi manusia. Karena bisa berbuat sesuatu yang tidak bisa mahluk lain kerjakan. Yes, i'm a proud human. Ngomong-ngomong soal hidup, saya sangat memaknai setiap hari yang saya lewati. Namun terkadang banyak hal yang terlewati, dan tentunya tanpa disadari. Saya tidak tahu bahwa adik bungsu saya kini sudah kelas 8 SMP, saya juga lupa bertanya apakah mereka sudah makan hari ini. 

Ritual pagi di pagi hari, Hal pertama yang saya lakukan adalah  membuka Hp saya. Sebagain orang menganggap ini adalah sebuah kebodohan. Namun bagi saya, ini adalah alur jalan naluri untuk mengetahui apa yang terjadi saat kita tertidur. Orangtua kita menelpon, kerabat,saudara sedang bepergian dan apa kabar orang disekitar kita. Kunjungilah bentuk digital mereka karena tidak semua dari kita bisa menyentuh fisiknya secara langsung. Ketahuilah perasaan mereka melalui tulisannya, karena tidak semua dari kita bisa berhadapan dan melihat guratan gundah ataupun bahagianya.

Setiap pagi saya keluar pintu rumah dengan kaki kiri terlebih dahulu. Ada salah satu hal yang mungkin bagi sebagian orang terlihat aneh adalah, saya sering lupa jika kaki kanan saya yang melangkah keluar terlebih dahulu, maka saya akan mundur satu langkah dan mengulangi langkah saya keluar rumah dengan kaki kiri. Kemudian saya berdoa. Doa untuk keselamatan diri saya sendiri dan orang -orang disekitar saya. Keluarga, utamanya.

Saya baru saja menyadari bahwa saya juga terlalu sering meihat garis tangan saya ketika saya sedang duduk. Saya baru menyadarinya tadi, ketika saya menyentuh garis tangan saya karena terkena cairan dari agar-agar yang saya beli di minimarket di sebelah kantor saya. Saya memperhatikan garis tangan saya setiap kali saya mencuci tangan setelah makan.  Dan detik dimana saya menulis ini, saya lagi dan lagi memperhatikan garis tangan saya lagi.

Saya masih ingat ketika saya masih duduk di bangku kelas 5 SD, dimana saya dan teman-teman sekelas berkumpul di salah satu meja teman sekelas untuk membaca ramalan zodiak yang entah mengapa ada di perpustakaan sekolah saya dulu. Membaca dengan begitu khidmat dan selalu membuat saya berpikir, "Siapapun yang membuat ramalan itu, sungguh mungkin niatnya untuk menghibur atau mengingatkan"

Saya tidak tahu apa yang saya cari di garis tangan saya. Apa yang saya batinkan hanyalah "Kalaupun saya kelak menjadi orang, semoga semesta mengizinkan saya menjadi orang memiliki makna untuk orang lain, dan berkesan baik untuk orang lain" . Entah bagian apa dari diri saya yang berkata dan yakin bahwa itu adalah sebuah keharusan.

Saya terkadang merasa menjadi orang yang sangat memperhatikan hidup, tapi terkadang, saya merasa bahwa saya adalah orang yang paling mengabaikan hidup. Saya sering tidak sengaja tertidur dimanapun.  Tapi saya hanya akan tertidur dimanapun jika saya merasa bahwa saya "terlindungi". Jika saya tertidur, saya pasti lupa berdoa sebelum tidur. Dan saya tidak akan pernah bisa benar benar tertidur sampai pagi tanpa doa. Saya hanya akan benar-benar tidur dengan doa sebelumnya.

Menjadi manusia adalah sebuah kesyukuran. Betapa kadang terlihat bodoh dihadapan orang lain merupakan sebuah kebahagiaan. Menjadi pintar dihadapan oranglain adalah sebuah dilema dalam hidup ini.

Sedikit waktu, malam ini. Saya tidak berbicara banyak kepada siapapun. Saya hanya menjawab ketika ditanya. Dan tidak bertanya karena tidak perlu jawaban.
Terkadang, kita bertanya tanpa bertanya. Terjawab dengan sendirinya. Menemukan. Pada intinya. 

Senin, 13 Maret 2017

TERHARU SEBENTAR

Selamat malam, selamat bermalam selasa everyone.
Menjadi orang yang kadang kadangan amat sangat tidak mengenakkan. Kadang kalo lagi rajin nulis gini, dalam hati terkumpul tekad untuk rutin nulis setiap hari apapun yang terjadi. Faktanya, pulang kantor tepar, guling-guling manja dan lebih milih laporan daripada nulis.

Malam ini saya tidak akan membahas mengenai random dan labilnya diri ini, tapi akan membahas beberapa hal yang bikin terharu dengan amat sangat cepat. Terus terang, saya orangnya agak lebay karena sering merasa anget tiba-tiba. Baca sedikit cerita yang nyentuh langsung terharu, denger cerita yang meskipun  untuk beberapa orang, "Ya biasa aja kalik, gitu doang, alah biasa aja!" Tapi yaaa.namanya juga anak alay. Buat saya beda.

Hal random bikin terharu baru saja terjadi sekitar dua hari yang lalu. Yak, singkat cerita sabtu malam lalu saya pulang kantor agak lebih cepat dari biasanya dan memutuskan untuk pergi ke sebuah Mall di kota Gorontalo dengan ditemani Sakinah, salah satu sales di kantor.

Sebenarnya saya tipe orang yang sangat suka jalan-jalan sendirian. Kalau di Makassar, saya sering ke Mall sendirian. Entahlah, berasa jadi orang hilang, kadang mengasyikkan. Okeh lanjut lagi.

Titik terharunya saat saya selesai belanja dan ngajak dia makan di sebuah tempat makan yang juga ada di dalam mall. "Kamu mau pesen apa?" kataku
"Apa ya, Bu." Sambil membolak balikkan menu.
"Ya terserah kamu, kamu laper kan? pesen aja yang kau suka, yang mana aja."
"Saya pernah makan disini tapi so lama sekali, Bu. saya pengen makan ayam bakar rica."
"Oh jadi kamu pernah makan disini?"
"Iya, tapi so lama, saya kalau makan diluar mall karena disini mahal sekali." Kata Sakinah dengan logat Gorontalonya.
"Oh......."

Beberapa saat kemudian, pesanan datang. Saya perhatikan wajah Sakinah. Dia seperti melihat harta karun. Dia senyum senyum sendiri, lalu mengambil foto makanan itu melalui handphonenya.
"Ibu, saya mau kirim di grup WA, supaya teman-teman tau kalau saya lagi makan sama ibu, pasti mereka heboh." Katanya.
"Ya...serah kamu deh." kataku sambil menuangkan sambel di kwetiau gorengku.

Sekitar 15 menit kemudian, saya dan Sakinah meninggalkan piring bekas makanan kita dengan bersih tanpa sisa dan melangkah keluar menuju Sport station. 
"Ibu...tadi ayamnya enak sekali." katanya sambil senyum gemes.
"Kamu udah ngomong 5 kali deh kayaknya."
"Iya betul ibu, enak sekali."
"Eh ini saya liat kaos bentar,ya."
Saya melihat-lihat kaos yang digantung dan memilah milih warnanya.
"Ibu mau beli, kaos disini?"
"Iya, soalnya saya kesini cuma bawa kemeja, kaosku cuma beberapa."
"Ibu kenapa beli disini, disini mahal sekali, mending beli di toko langganan saya, 100rb dapat 3. sayang uangnya."
"Udahlah..sini aja, capek kalo mau muter muter lagi." kataku sambil membawa 2 buah kaos ke kasir.

Setelah itu, saya memutuskan untuk segera pulang, dan berjalan menuju parkiran.
"Ibu, ibu pernah makan makanan khas Gorontalo?"
"Belum pernah."
"Nanti saya kasih coba ibu, Milu Siram."
"Boleh."
"Besok saya belikan, murah saja ibu, lima ribu dapat."
Belum sempat menjawab dia sudah memberikan pertanyaan lain lagi.
"Ibu, ibu pakai pensil alis apa?"
"Saya gak pake pensil alis kali,Na."
"Masa...alisnya ibu bagus. Kalau lipsticknya ibu, lipstick apa?"
"Emang kenapa?"
"Bagus, Bu."
"Beli di Matahari, cari aja merk makeover."
"Saya catat ya, Bu. Nanti kalau ada rezeki ,kalau terima komisi saya mau beli juga kayak punya, ibu."
".............................Emm...eh tadi kita parkir dimana, ya?" 

Sepanjang perjalanan dari Mall sampai kost, dia seperti sedang menjadi seorang wartawan gosip, mencoba mencari tau tentang saya.
"Ibu sudah punya pacar?"
"Sudah." jawabku singkat.
"Ih..ibu pantas saya iat biasa senyum senyum liat hape."
"Lah,,,ngapain kamu liatin saya, nanti kamu suka sama saya,lo."
"Pacarnya ibu lucu, ya karena ibu suka ketawa ketawa sendiri. Pasti ibu sayang sekali sama pacarnya ibu"

Saya tidak menjawab apa-apa, pura-pura tidak mendengar namun saya jawab dalam hati.
"Indeed. i have no reason to love another man and leave him alone"

HAHAHAHA,....
Semoga doi gak baca, 

Sabtu, 24 Desember 2016

SNORKELING DI OLELE BEACH GORONTALO


Hola..Happy sunday everyone that loves sunday like i love you !! Yes, hari ini adalah hari minggu yang juga bertepatan dengan hari raya natal. Anyway selamat hari raya natal untuk teman-teman yang merayakan.

Hari ini sangat gabut, bangun pagi-pagi sekitar jam setengah enaman gitu dan gak gerak sama sekali dari kasur. Sekitar jam 10 an pagi tadi akhirnya bisa terlepas dari yang namanya kasur dan beranjak ke WC karena kebelet. Yes, hanya kebeletlah yang dapat memisahkan aku dan kasur di hari minggu. Dasar, orang ketiga!

Well, ngomongin soal hari minggu, saya nulis ini dengan amat sangat tenang dan ditemani lagu James Bay- Let It Go. Belum mandi tapi habis keramasan dan handukan di kepala. Ini saking males mandi di hari minggu. Entahlah..Take a bath on sunday morning just like Keenan Pearce said that you look like his Ex, Raisa. Impossible

Oya..oyaa..Jadi dua minggu lalu akhirnya saya dapat tugas untuk berdinas ria ke Gorontalo setelah meminta, memelas, mengiba kepada si bos karena sudah merasa bosan ngantor di Manado, dan doi bilang "Yaudah, kamu ke Gorontalo". Men,,,,, kalimat itu bagaikan makan eskrim di siang bolong, rasanya itu........"Cesssssshhhhhhhhhhhhh"

Tapi tapi tapi....ada aja halangan untuk berselancar ke Gorntalo. Sedih banget, padahal rencananya sabtu tanggal 9 desember bakalan kabur dari Manado ke Gorontalo, tapi ternyata training dari eksternal nyampe malem banget. Yaudahlah yaa...bodo amat, keesokan harinya langsung cabut ke Gorontalo mumpung hari seninnya libur.

Pada Minggu malam, akhirnya saya menginjakkan kaki di Gorontalo untuk pertama kalinya. Saking hebohnya saya langsung nelpon Demonyong, temen dari SMP yang bekerja di perusahaan kompetitor, dan memang sudah beberapa bulan ini dinas di Gorontalo.

"Eh...besok kita ke Pantai Saronde, ya, ya,ya ya,yaaaaaaa!" Seruku.
"Ini kamu baru beberapa jam nyampe di Gorontalo sudah mau keliaran kemana-mana. "
"Saronde!"
"Saronde...Saronde, Ke Olele aja besok, Bosen ke Saronde terus."
"Yaudah, pagi ke Olele, siangnya langsung ke Saronde"
"Muatamu.......Olele dan Saronde itu berlawanan arah. Pokoknya kamu tenang aja, Olele keren."
"Kalo Olele gak bagus, kamu kutenggelamkan" kataku
"Ini disini ada lakbann gak ya, pengen ku plester itu mulutmu, cerewetnya minta ampun"

Okeh, setelah obrolan gak penting diatas keesokan paginya saya dijemput oleh si Demonyong dan mampir jemput teman kost-annya yang ternyata bapak-bapak. Tanpa berlama-lama, kami bertiga langsung cabutsss ke Olele.

Sepanjang perjalanan ke Olele, kami disuguhi pemandangan yang amat sangat epic, mulai dari ramainya masjid-masjid di perkampungan karena bertepatan dengan perayaan maulid nabi, kemudian melewati pasar, kampung pesisir dan mulai menanjak ke jalanan di sisi kiri tebing dan sebelah kanan bawah, nampak kilauan air laut.
View pinggir jalan


Perjalanan ke Olele dapat ditempuh sekitar 45 menit - 1 jam dari kota Gorontalo, Jarak yang tidak terlalu jauh untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk bepergian jauh untuk berlibur di akhir pekan. Ceilah..bahasanya

Singkat cerita sampailah trio gaje ini di Pantai Olele dan disambut oleh abang abang yang menawarkan perahu kayu ke spot snorkeling serta paketan kamera underwater, instruktur, dll. Sebenernya kami sudah bawa kamera underwater tapi saking kamseupay, maha gaptek dan belum ngerti tehnik pengambilan foto underwater, dan akhirnya kami memilih untuk menambahkan paket kamera underwater untuk melndokumentasikan  liburan singkat nan aduhai ini. Oiya, sampai lupa, paketan lengkap 1 perahu kayu dan paketan diatas seharga 450 ribu. Cukup murah, apalagi kalo perginya rame-rame.
With demonyong 
selfie-an alay


Olele beach adalah spot snorkeling andalan di Gorontalo, airnya jernih, karang yang masih sangat bagus dan ikannya warna-warni. Sebagai anak pantai alay dan punya rasa penasaran yang amat sangat tinggi, saya yang gak bisa berenang dengan pedenya pakai pelampung dan memasang kacamata snorkeling untuk terjun melihat keindahan alam bawah laut. Dan...sodara sodarahhh...Isi bawah lautnya Olele super duper petjah.

Ikan-ikan di Olele sangat sangat sangat sangat sangatttt petjah. Untuk mengundang ikan-ikan supaya mendekat ke saya. Maka dikeluarkanlah jurus pamungkas, yaitu, biskuit. Biskuit yang sudah terkena air akan mengundang ikan-ikan untuk mendekat ke kita, dan disitulah letak keseruannya,  berenang bersama ikan-ikan nan unyu. Ah...bahagianyaaaaaa.

Berhubung saya adalah anak alay sejati, jadi harus mengabadikan setiap momen spesial di dalam hidup ini ciheee. Karena Instrukturnya keburu gemes "Ini anak katanya mau foto tapi gak nyelem-nyelem juga" akhirnya saya ditenggelamkan oleh instrukturnya dan akhirnya di jepret jepret seperti ini. Eh ini ada vidoenya, lumayan bisa tahan 18 detik di dalem air. HAHA

alay alayan di dalem aer



Eh ini udah dulu ya..gak tau mau nulis apa lagi. Pokoknya kalau lagi ke Gorontalo wajib hukumnya ke Olele. 
Oiya, kalo penasaran Olele kayak gimana gimanya, bisa langsung cek di google, banyak banget referensi yang bisa kamu temuin soal Olele Olelean.

Happy sunday!